HALLO 2016

Ga berasa banget ya sekarang udah 2016 aja.

Ga berasa banget aku ninggalin wordpress selama itu HAHA

Padahal difile laptop udah banyak banget cerita-cerita yang ‘hampir’jadi. Tapi apalah daya mood untuk menulis sudah tidak ada, ditambah kesibukan pelajar SMA.

Tapi, aku mau lanjutin lagi nih cerita-cerita yang pernah kubuat. Pastinya dengan tata bahasa dan alur yang lebih baik.

Kira-kira, masih ada yang mau baca ga ya?

 

Btw, aku secara personal bisa dihubungi diline dengan id: immanuelaf

 

 

STAY TUNE, DEAR!

 

 

with love,
imldonghaes

Advertisements

THAT SHOULD BE ME ( FICLET )

another Kyuhyun-Neuljung’s story by

imldonghaes ( immanuelafssi.wordpress.com )

 

 

 

—————————————||—————————————

 

 

Tak ada yang lebih bahagia baginya selain mendapatkan cinta dari seorang yang sudah diincarnya selama lima tahun ini.

Lelaki angkuh nan dingin, seorang dokter muda utama dari rumah sakit terkemuka di Korea Selatan yang diselingi kesibukannya sebagai mahasiswa jurusan bisnis.

Marcus Cho.

Satu nama yang sangat diagung-agungkan oleh ribuan –bahkan jutaan kaum hawa didunia.

Postur tubuh tinggi menjulang, rahang keras, hidup mancung rata-rata orang Asia, kulit putih pucat, dan aw—- jangan lupakan dada bidangnya. How perfect.

Tapi siapa sangka, seorang yang ‘luar biasa’ telah jatuh dalam pesona seorang ‘biasa’ –bahkan sangat ‘biasa’ (more…)

LET ME BE THE ONE THAT YOU NEED TO [3A/?]

 

Dua Februari dua ribu tiga belas. Alih-alih membaik, hubungan Kyuhyun dan istrinya, Shin Neul Jung makin buruk saja. Mulai dari pisah ranjang, bahkan sampai sengaja tak bertegur sapa.

Dunia bahkan tahu, Shin Neul Jung, amat sangat tidak suka kesepian. Maka dari pemikiran tersebut, Cho Kyuhyun menunggu. Yang ia yakini, cepat atau lambat, istrinya akan datang dengan senyumnya kembali kedekapannya. Tapi sepertinya, ada satu hal yang Kyuhyun lupakan.

Gengsi. Satu kata beribu akibat. Mustahil bagi seorang Shin Neul Jung meminta maaf duluan, apa lagi untuk hal yang menurutnya bukan salah dia seorang.

Sebenarnya, Kyuhyun juga menjadi heran sendiri. Tumben sekali istrinya menjadi lebih  manja? Bukan, bukan manja sebenarnya. Hanya, sensitive?
Memang sih, keadaan ini bukan hanya sekali dua kali dialaminya. Mengingat sifat mereka berdua yang keras kepala. Sering terjadi adu mulut didalam kehidupan rumah tangganya, tetapi sampai sekarang, toh mereka masih bertahan.

Neul Jung yang sekarang benar-benar tidak mau tahu urusannya. Bukan tidak bertanggung jawab kepada suaminya. Sebagai istri, ia memiliki beberapa tugas dan kewajiban. Dan hal-hal itu sudah ia lakukan dengan benar. Seperti memasak atau membersihkan rumah misalnya.
Dan contoh tidak mau tahu urusan Kyuhyun-nya antara lain; tidak peduli sampai kapan ia lembur. Padahal, malam itu Neul Jung kesal bukan main karena suaminya membawa Seohyun kerumah. Tapi sekarang ia cuek-cuek saja. Bahkan tak berkomentar sedikitpun.
Atau contoh lain, ya saat ini. Dimeja makan, setiap pagi hari.
Cho Kyuhyun sengaja menyisihkan sayuran yang dipiringnya. Sengaja.
Ia senang saat istrinya mengkhawatirkannya. Ia berpikir, mungkin dengan cara ini, minimal Jungie-nya akan berbicara sedikit padanya walaupun hanya menegurnya. Tapi Tuhan berkata lain, alih-alih mengomel, Neul Jung hanya memandang sekilas dengan malas dan melanjutkan makannya sampai habis. Tanpa berbicara ap
(more…)

LET ME BE THE ONE THAT YOU NEED TO [2/?]

Tittle :

LET ME BE THE ONE THAT YOU NEED TO [2/?]

 

A fanfiction by :

imldonghaes (immanuelafssi.wordpress.com)

 

 

 

Matanya mengerjap-ngerjap lucu. Baru saja kedua tangan putih nan mungil hendak mengucek kedua bola mata hazelnya, tangan lain memukulnya kencang. Sakit. Kaget. Kesal. Rasanya menjadi satu. Dengan emosi dia menatap seseorang yang berani memukulnya pagi-pagi seperti ini.

 

“Sudah berapa kali ku peringatkan untuk tidak mengucek-ucek mata mu itu, hah? Kau ingin buta?” Suara berat dengan kata-kata pedas seakan mengembalikannya kealam sadar.
Lah? Cho Kyuhyun?

“Apa itu mimik muka, mu? Menjengkelkan sekali. Cepat bangun! Siapkan sarapan untuk suami mu ini!” Lanjut Kyuhyun garang.

 

Dengan sigap, Neul Jung bangkit dari tempat tidurnya dan mendengus kasar. Belum lima langkah, ia membalikan badan kepada Kyuhyun,

“Mwo? Ppaliwa!” Titah Kyuhyun berlebihan.

Neul Jung memandangnya datar, dosa apa aku punya suami seperti ini? Enak sekali tidur-tiduran sedangkan aku memasak! Memangnya aku pembantu? Brengsek!

 

Dengan sengaja, ia mengucek kedua matanya kasar didepan Cho Kyuhyun. Menimbulkan bekas kemerah-merahan. Lega sudah, matanya tak gatal——

“YAAAKKK!! CHO NEUL JUNG!!!!!!!!”

Melihat Kyuhyun yang sudah naik pitam, dia lari terbirit-birit keluar kamar. Yang penting sekarang adalah menyelamatkan dirinya terlebih dahulu. Umurnya masih tergolong muda. Dosanya masih banyak. Dia juga belum punya banyak tabungan untuk kematiannya. Seperti mengurus pemakaman, peti, dan lainnya. Ia tidak enak hati harus merepotkan orang tuanya lagi.

Tapi takdir berkata lain, belum sempat ia memegang gagang pintu, Cho Kyuhyun dengan gaya manly seperti ditivi-tivi menggapai tangannya erat. Menyudutkannya dipintu, dan mensejajarkan kedua kepala mereka.

 

“Hei pendek! Sudah berapa kali ku bilang jangan suka mengucek-ucek mata mu. Itu tidak baik! Bisa-bisa infeksi. Kan ada obat mata, lebih baik pakai itu saja! Lihat, mata mu jadi memerah seperti ini. Mata mu indah, aku tak mau ada seorangpun menyakitinya walaupun kau sendiri! Arrayo?” Kata Kyuhyun pedas, tapi suaranya benar-benar sangat lembut.

 

CUP. Dia mengecup bibir dingin Neul Jung. Lalu menatap istrinya dalam,

“Selamat pagi istriku, morning kiss”

 

 

 

 

Saat ini seorang yang akan menjadi ‘eomma’ itu sibuk dengan alamnya tersendiri. Sedari tadi dia hanya mengacak-acak kimbab dihadapannya. Tidak ada niatan untuk melahapnya barang sedikitpun. Pikirannya melayang-layang tentang masa lalunya. Kenapa tiba-tiba memori itu terputar ulang lagi dialam bawah sadarnya, ya? (baca : llet me be the one that u need to [part 1])

Belum lagi Kyuhyun, suaminya yang memberinya morning kiss. Memang bukan sekali dua kali Kyuhyun menciumnya. Bahkan mereka sudah pernah melakukannya. Tapi…..sialan memang pengaruh Kyuhyun dalam kehidupannya.

 

“Tak bisakah kau membantu ku membenarkan dasi ini?” Baru saja ia akan mencoba memasukan sepotong kimbab kemulutnya saat suara bass membuyarkan lamunannya.

 

Shin Neul Jung menatapnya malas. Sialan, Kyuhyun tahu benar ia tak bisa. Jangankan membantu membenarkan, memakai dasi sendiri saja tidak bisa. Dasar kurang ajar.

“Pakai sendiri saja tidak bisa, apa lagi memakaikan orang lain! Aneh!” Sungut Neul Jung dingin.

 

“Cih, masa perempuan tak bisa memakai dasi? Kau yakin benar-benar perempuan?”

 

“Kau bahkan sudah pernah membuktikan aku perempuan asli, Kyuhyun-a”

 

“Bukankah seharusnya oppa?”

 

Dengan malas, ia mengunyah potongan kimbabnya lalu menelan dengan agak susah.

“Terserah pada ku, kan?” Jawabnya acuh sembari mengangkat kedua bahunya.

 

“Ya. Terserah kau sajalah, Jungie-ya. Oh! Aku punya Seohyun. Sekertaris ku yang satu itu pasti bisa memakaikan ku dasi” jawab Kyuhyun dengan senyum licik.

 

“……………….”

 

“……………”

 

“……………..”

 

“Jungie-ya!!!!!!!!!!!!!” Gertak Kyuhyun gemas

 

“Hm? Mwo?” Tanya Neul Jung datar. Bodoh sekali. Mau membuat ku cemburu, eo? Kau pikir aku wanita yang suka merajuk? Bermimpi saja kau, bodoh.

 

“Kau tidak cemburu?”

 

“Untuk apa? Hanya karena Seohyun-ssi yang akan memakaikan mu dasi? Astaga. Aku hanya akan cemburu jika Lee Donghae digosipkan lagi dengan artis-artis lain. Atau…. Ah! Leeteuk di WGMnya? Bahkan sekarang, Lee Hyuk Jae mempunyai beberapa scandal! Omona,
(more…)

[PERVIEW] MORE THAN U EVER KNEW, CHO

Ditengah keadaannya yang benar-benar sangat susah, tak pernah sedikitpun terlintas dibenak Shin Neul Jung jika ia bersahabat dengan orang yang dicintainya sendiri. Cho Kyuhyun. Satu nama itu benar-benar sedang membuatnya pusing. Hatinya sakit, terasa nyeri. Setahu dia, ia tak pernah memiliki riwayat jantung sebelumnya?

Parahnya lagi, sahabatnya lebih menginginkan wanitanya dibanding dirinya. Hingga saat itu datang, akankah ia menyerahkan diri?

“Kau bisa bantu aku, Jungie-ya?”

“Hm, kalau bisa kenapa tidak?” Kata Shin Neul Jung ramah dengan senyum termanisnya.

“Ngg—–Lee Soo Na”

“Lee Soo Na? Soo-ya sahabatku? Wae?” Ucapnya antusias

“Aku mencintainya”

widiii, saya bete sekali setelah sekian lama hiatus dan akhirnya kepikiran sama jalan cerita ini dududuhㅠㅠ
Just wait ya, fanfictionnya baru seperempat jadi. Ini pun lagi sibuk-sibuknya dikelas 9><

Btw, WELCOME BACK URI HEENIM;;;;;;3333333333333